Menjadi Murid Kristus

Renungan Harian YASS
Rabu, 30 Juni 2021

Matius 28: 19
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Orang yang disebut sebagai murid Kristus berbeda dengan orang yang sekadar percaya atau kagum kepada Kristus. Lihat saja, orang banyak yang selalu mengikuti Yesus ke mana saja Dia pergi dan melihat mukjizat-mukjizat-Nya adalah orang yang sama yang meneriakkan, “Salibkan Dia! Salibkan Dia!” (Lukas 23:21). Mereka bukanlah murid Kristus. Mereka mungkin hanyalah penggemar atau suporter bagi Yesus, tetapi bukan murid. Dalam kitab Injil, kita tahu bahwa Kristus memilih beberapa orang saja untuk menjadi murid-murid-Nya. Dari ribuan orang, Dia memilih dua belas orang untuk mendapat pengajaran secara khusus dari-Nya walaupun akhirnya ada satu orang yang akhirnya berkhianat pada-Nya.

Murid-murid Kristus itu adalah mereka yang rela meninggalkan segala sesuatunya dan pergi mengikuti Kristus ke mana pun Dia pergi (Markus 1:17-18). Mereka mendapat “keistimewaan” untuk mendengarkan pengajaran Yesus secara pribadi (Markus 4:10-11). Mereka bahkan mendapat pengalaman pribadi bersama dengan Kristus (Markus 9:2-8). Namun, tidak hanya sampai di situ, seorang murid Kristus yang sejati juga rela menanggung penderitaan demi mengikut Kristus (Matius 16:24).

Murid Kristus adalah orang yang sungguh-sungguh mengalami penebusan Kristus dan mengalami pengudusan melalui kehidupan yang bertransformasi menjadi semakin serupa dengan Kristus. Pemuridan berarti percaya pada apa yang Yesus percayai (transformasi pikiran), hidup seperti Yesus hidup (transformasi karakter), mengasihi seperti Yesus mengasihi (transformasi hubungan), melayani seperti Yesus melayani (transformasi pelayanan), dan memimpin seperti Yesus memimpin (transformasi kuasa pengaruh).

Tentu saja untuk mencapai transformasi tersebut membutuhkan komitmen dalam meluangkan waktu untuk membaca, merenungkan, dan menggali firman Tuhan, serta berdoa demi mendengar suara Tuhan. Tidak hanya percaya pada firman dan suara Tuhan itu saja, seorang murid Kristus akan mewujudkan apa yang diyakininya melalui perubahan karakter, dan itu semua terwujud dalam perilakunya sehari-hari. Dia memiliki kasih dan hati yang melayani, bahkan sebagai seorang pemimpin sekalipun.

Menjadi murid-murid-Nya adalah panggilan setiap kita yang sudah percaya. Dan, menjadi murid adalah proses yang harus kita perjuangkan seumur hidup kita. Dari sini, kita juga dapat mengetahui bahwa pemuridan sangatlah penting dalam setiap aspek pelayanan gereja selama ini, termasuk di dalam pelayanan remaja dan kaum muda. Anak-anak muda sangat membutuhkan bimbingan agar dapat terus bertumbuh.


Tuhan Yesus Memberkati
Widatik Inten S

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s